PT Caraka Grha Teknitama, perusahaan yang bergerak di bidang perencanaan serta jasa Konsultan SLF dan PBG, kembali dipercaya sebagai konsultan dalam pendampingan proses penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) PT Golden Tekstil Indonesia Phase II, khususnya pada Bangunan Factory Plant. Tahapan pekerjaan diawali dengan penandatanganan kontrak kerja sebagai landasan pelaksanaan pendampingan, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan survei dan pengujian lapangan. Rangkaian tersebut dilakukan untuk memperoleh data faktual mengenai kondisi bangunan sebagai dasar penyusunan kajian teknis SLF.
Kegiatan survei melibatkan 10 personil PT Caraka Grha Teknitama yang terdiri atas Team Leader, Tenaga Ahli Arsitektur, Tenaga Ahli Struktur, Engineer Arsitek, Engineer Sipil, Engineer MEEP, Administrator Teknik, Tim Studio, serta personil K3. Pelaksanaan di lapangan juga berkoordinasi dengan Tim Penanggung Jawab Teknis PT Golden Tekstil Indonesia. Kegiatan diawali melalui briefing koordinasi singkat antara tim surveyor dan tim teknis perusahaan untuk menyamakan pemahaman mengenai lingkup pekerjaan survei awal, metode pemeriksaan, kebutuhan data, serta aspek keselamatan selama proses survei berlangsung.

Pada aspek arsitektur, tim melakukan pengecekan kondisi dan luasan bangunan, ruang luar maupun ruang khusus, jalur evakuasi, serta akses dan pola sirkulasi manusia maupun kendaraan. Pengukuran elemen-elemen tertentu, termasuk tangga dan akses bangunan, dilakukan untuk memperoleh kesesuaian antara kondisi eksisting dengan data teknis yang tersedia. Seluruh hasil pemeriksaan dilengkapi dokumentasi visual sebagai bagian dari rekaman kondisi aktual Bangunan Factory Plant. Data tersebut selanjutnya menjadi salah satu bahan dalam proses redrawing dan penyusunan dokumen kajian teknis SLF.

Sementara itu, pemeriksaan struktur diarahkan untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi elemen utama bangunan, meliputi kolom, balok, pelat, struktur atap, serta indikasi retakan, lendutan, dan korosi. Pengujian non-destruktif dilakukan untuk mendukung identifikasi karakteristik teknis struktur, antara lain melalui pemeriksaan mutu beton, mutu tulangan, kemiringan elemen, dan kedalaman tulangan dengan beberapa metode, termasuk metode rebar scanning serta lab hardness. Pendekatan pengujian tersebut memberikan data teknis yang lebih terukur tanpa melakukan kerusakan pada elemen bangunan, sekaligus memperkuat basis evaluasi terhadap kondisi struktur eksisting.

Selain pemeriksaan fisik, tim Administrator Teknik melaksanakan pengumpulan serta verifikasi data administratif dan teknis sesuai kebutuhan dokumen SLF. Pemeriksaan mencakup kelengkapan dokumen administrasi, data teknis bangunan, serta informasi yang berkaitan dengan kondisi dan lingkungan bangunan. Keseluruhan kegiatan—mulai dari pengecekan, pengukuran, pengujian, redrawing, hingga dokumentasi—dilaksanakan secara terintegrasi sebagai bahan penyusunan dokumen kajian teknis Bangunan Factory Plant PT Golden Tekstil Indonesia. Setelah rangkaian survei dan pengambilan data awal selesai, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi antara tim surveyor PT Caraka Grha Teknitama dan pihak PT Golden Tekstil Indonesia untuk membahas hasil temuan awal serta kebutuhan data lanjutan.

PT Golden Tekstil Indonesia merupakan perusahaan tekstil terintegrasi yang beroperasi di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah, dengan fokus pada produksi kain tenun premium (Premium Woven Fabrics). Produk yang dihasilkan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sejumlah merek fashion internasional ternama, di antaranya Uniqlo, Polo, dan Tommy Hilfiger. Dengan orientasi pasar global, produk kain premium yang dihasilkan seluruhnya diperuntukkan bagi pasar ekspor dan dipasarkan ke berbagai negara sebagai bagian dari rantai pasok industri garmen kelas atas. Dalam konteks pendampingan SLF Phase II, karakteristik dan fungsi Bangunan Factory Plant menjadi bagian penting yang perlu dikaji secara menyeluruh untuk memastikan kesesuaian aspek arsitektur, struktur, serta administrasi teknis sebagai dasar penyusunan kajian teknis Sertifikat Laik Fungsi.












CARAKA grha TEKNITAMA
Profesional, Terlatih, Rendah Hati

