PT. CARAKA grha TEKNITAMA

Kegiatan

PT Caraka Grha Teknitama Optimalkan Survei Malam dalam Proses Perpanjangan SLF PT Dharma Satya Nusantara 

PT Caraka Grha Teknitama, perusahaan yang bergerak di bidang perencanaan, manajemen konstruksi, serta konsultan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), kembali memperoleh kepercayaan sebagai konsultan dalam proses Perpanjangan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Bangunan Gedung Industri milik PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSN Group). Perusahaan nasional yang berlokasi di Jl. Raya Kranggan–Pringsurat Km. 1, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah ini merupakan salah satu industri perkayuan terkemuka di Indonesia dengan produk unggulan berupa plywood (kayu lapis), blockboard, panel kayu, engineered flooring, dan engineered door. Sebagai fasilitas industri yang beroperasi secara berkelanjutan, bangunan gedung dituntut senantiasa memenuhi persyaratan keandalan sesuai ketentuan penyelenggaraan bangunan gedung.

Perpanjangan Sertifikat Laik Fungsi yang dilakukan setiap lima tahun merupakan proses evaluasi ulang terhadap kelayakan fungsi bangunan setelah berakhirnya masa berlaku SLF sebelumnya. Dalam rangka tersebut, PT Caraka Grha Teknitama melaksanakan survei lapangan, pengambilan data teknis, pengamatan terhadap pelaksanaan komitmen perubahan, serta pengujian ulang terhadap seluruh komponen bangunan sebagai dasar penyusunan Dokumen Kajian Teknis. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dengan pembagian dua sesi pengujian, yaitu survei siang dan survei malam. Khusus pada sesi malam, pengujian diarahkan untuk mengevaluasi performa aktual bangunan ketika seluruh sistem utilitas dan proses produksi beroperasi secara optimal sehingga berbagai parameter teknis dapat diamati secara lebih komprehensif.

Survei malam memiliki fungsi yang berbeda dibandingkan survei siang karena difokuskan pada evaluasi sistem pencahayaan, kelistrikan, keselamatan kebakaran, keamanan, dan utilitas bangunan dalam kondisi operasional sesungguhnya. Pada aspek arsitektur, tim melakukan pengukuran intensitas pencahayaan menggunakan Lux Meter untuk memastikan tingkat penerangan memenuhi standar, distribusi cahaya berlangsung merata, serta tidak terdapat area gelap (blind spot) yang berpotensi mengurangi tingkat keselamatan maupun produktivitas kerja. Sementara itu, pada aspek struktur dilakukan pengujian kemiringan dan ketegakan kolom (verticality) menggunakan Digital Rotary Laser Level, yang mampu memproyeksikan bidang laser horizontal maupun vertikal guna mengukur kemiringan kolom, elevasi lantai, kelurusan balok, serta kesikuan bangunan secara presisi.

Evaluasi pada aspek Mekanikal, Elektrikal, Elektronikal, dan Plumbing (MEEP) menjadi fokus utama dalam pengujian malam karena berkaitan langsung dengan kontinuitas operasional industri. Pemeriksaan meliputi sistem HVAC, suhu dan kelembapan ruangan, airflow, exhaust fan, blower, serta ventilasi alami guna memastikan suhu produksi tetap stabil dan mencegah akumulasi debu kayu yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. Pada aspek elektrikal dilakukan thermography menggunakan Thermogun Fotografi atau Thermal Camera terhadap panel LVMDP, panel produksi, transformator, dan panel distribusi untuk mendeteksi titik panas yang tidak terlihat secara visual. Selain itu, pengukuran beban listrik menggunakan Clamp Meter dilakukan untuk memperoleh data tegangan, arus, faktor daya, keseimbangan beban antar-fasa, serta performa genset sebagai daya cadangan.

Kegiatan ini melibatkan 10 personel PT Caraka Grha Teknitama yang terdiri atas Team Leader, Tenaga Ahli Arsitektur, Tenaga Ahli Sipil, Engineer MEEP, Admin-Tek, Team Studio, Ahli K3, serta tim monitoring. Seluruh personel bekerja secara terpadu melaksanakan pengecekan, pengukuran, pengujian, redrawing, dokumentasi, dan verifikasi administrasi pada seluruh aspek bangunan. Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya menjadi dasar penyusunan Dokumen Kajian Teknis yang memuat evaluasi menyeluruh terhadap kondisi arsitektur, struktur, MEEP, serta administrasi teknis sebagai persyaratan utama dalam proses perpanjangan Sertifikat Laik Fungsi.

Survei malam dalam penyusunan Dokumen Kajian Teknis bukan sekadar inspeksi visual, melainkan proses evaluasi ilmiah terhadap kinerja aktual bangunan ketika beroperasi. Melalui pengujian yang komprehensif pada semua aspek, tim konsultan memperoleh data objektif untuk menilai pemenuhan prinsip Keselamatan, Kesehatan, Kenyamanan, dan Kemudahan (4K) sebagai dasar penerbitan maupun perpanjangan Sertifikat Laik Fungsi. Seluruh rangkaian kegiatan di PT Dharma Satya Nusantara berlangsung dengan lancar sesuai perencanaan, sekaligus mencerminkan komitmen PT Caraka Grha Teknitama dalam menghadirkan layanan konsultansi yang profesional, akurat, dan berorientasi pada peningkatan keandalan serta keselamatan bangunan gedung industri.

PT Caraka Grha Teknitama

Profesional, Terlatih, Rendah Hati

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
Kirim Pesan