Sebagai upaya memastikan keberlanjutan kelaikan fungsi bangunan, PT Caraka Grha Teknitama yang bergerak di bidang perencanaan serta konsultan SLF dan PBG kembali dipercaya sebagai konsultan dalam proses perpanjangan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) ke-1 pada Bangunan Gedung RS Islam Kendal. Perpanjangan SLF yang dilaksanakan setiap lima tahun merupakan tahapan evaluasi ulang terhadap kinerja bangunan, guna memastikan bahwa seluruh aspek teknis masih memenuhi prinsip keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan (4K) sesuai ketentuan regulasi penyelenggaraan bangunan gedung di Indonesia.

Kegiatan survei ini mencakup verifikasi terhadap pelaksanaan komitmen SLF sebelumnya, penyusunan kajian atas perubahan ruang dan fungsi bangunan yang telah terjadi, serta evaluasi teknis terhadap pemenuhan surat komitmen yang diajukan oleh pihak pengelola. Selain itu, tim juga memastikan bahwa pemeliharaan bangunan telah dilaksanakan secara berkelanjutan, serta melakukan pemeriksaan kondisi aktual bangunan guna menjamin bahwa seluruh sistem tetap berfungsi secara optimal dan laik, khususnya pada sistem kelistrikan dan elektrikal yang juga diuji pada kondisi malam hari.

Objek kegiatan ini adalah seluruh sistem kelistrikan, mekanikal dan elektrikal Bangunan Gedung RS Islam Kendal, dengan total tujuh personel dari PT Caraka Grha Teknitama yang terlibat, terdiri atas Team Leader sekaligus Tenaga Ahli Arsitektur, engineer arsitektur, engineer MEEP, tim studio, personel K3, serta tim monitoring dan dokumentasi. Kegiatan diawali dengan briefing koordinasi antara tim surveyor dan pihak teknis rumah sakit, yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan survei lapangan meliputi pengambilan data, pengecekan, pengukuran, pengujian, hingga dokumentasi menyeluruh.

Dalam aspek mekanikal, kegiatan meliputi pengecekan sistem proteksi kebakaran dan sistem penghawaan, serta pengukuran parameter teknis seperti suhu, kelembaban, kualitas udara dan jarak antar perangkat proteksi kebakaran seperti hydrant dan APAR. Pengujian juga difokuskan pada kinerja sistem HVAC pada beban malam hari untuk memastikan kestabilan temperatur, kelembaban, dan tekanan ruang, terutama pada area kritis seperti ICU, IGD, dan ruang isolasi. Selain itu, pemeriksaan sistem exhaust dan fresh air turut dilakukan guna memastikan perbedaan tekanan sesuai standar, serta evaluasi tingkat kebisingan sebagai bagian dari kenyamanan.

Pada aspek elektrikal dan elektronikal, tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sistem kelistrikan, konsumsi energi listrik yang terjadi pada periode operasional malam hari, power house, panel distribusi, kabel tray, hingga perangkat pendukung seperti lampu, stop kontak, detektor kebakaran, dan CCTV, serta nurse call system. Pengukuran teknis dilakukan meliputi arus listrik (ampere), termografi panel untuk mendeteksi potensi panas berlebih, serta intensitas pencahayaan (lux). Seluruh hasil pengujian ini didokumentasikan sebagai bagian dari evaluasi kinerja sistem elektrikal dan elektronikal bangunan, sekaligus menjadi dasar analisis keandalan sistem pada kondisi operasional malam hari.

Sementara itu, tim drafter arsitektur melaksanakan proses redrawing dan dokumentasi bangunan berdasarkan kondisi eksisting, guna memastikan kesesuaian antara gambar terbangun dengan kondisi aktual di lapangan. Secara keseluruhan, pelaksanaan survei dan pengujian malam hari ini menjadi tahapan krusial dalam memvalidasi keandalan sistem mekanikal, elektrikal, elektronikal, dan plumbing (MEEP) secara komprehensif, khususnya dalam aspek sistem darurat, stabilitas beban, serta integrasi antar sistem. Hasil kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa bangunan RS Islam Kendal tetap memenuhi standar kelaikan fungsi sesuai prinsip 4K, serta mendukung penyelenggaraan layanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.




CARAKA grha TEKNITAMA
Profesional, Terlatih, Rendah Hati

