Kegiatan paparan internal dokumen kajian teknis Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dilaksanakan di Ruang Meeting PT SEC Indo Industrial, yang berlokasi di Jl. Jodipati No. 10, Kawasan Industri Kendal, Desa Wonorejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian strategis dalam rangka konsolidasi akhir sebelum memasuki tahapan sidang SLF. Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Utama, Direktur Operasional, Tim Tenaga Ahli, Tim Engineer dan Administrator Teknik dari PT Caraka Grha Teknitama. Perwakilan Owner, Direktur, manajemen dan tim teknis dari PT SEC Indo Industrial.

PT Caraka Grha Teknitama selaku konsultan yang dipercaya dalam proyek penerbitan SLF, sekaligus pihak yang sebelumnya telah menyelesaikan proses penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), memegang peran sentral dalam penyusunan dan pemaparan dokumen kajian teknis. Paparan ini merupakan hasil dari serangkaian kegiatan survei lapangan, inspeksi teknis, serta pengujian menyeluruh terhadap aspek bangunan, meliputi struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal, elektronikal, dan plumbing (MEEP), yang dilaksanakan secara sistematis dan terintegrasi.

Dalam sesi paparan, tim tenaga ahli menyampaikan bahwa dokumen kajian teknis telah disusun dengan mengacu pada ketentuan regulasi dan standar teknis yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun daerah. Pendekatan berbasis data empiris dan analisis teknis menjadi landasan utama dalam memastikan bahwa bangunan industri milik PT SEC Indo Industrial telah memenuhi persyaratan keandalan fungsi bangunan gedung, baik dari aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan, maupun kemudahan.

Salah satu fokus pembahasan dalam forum tersebut adalah evaluasi terhadap sistem sirkulasi di dalam kawasan bangunan, yang mencakup sirkulasi produksi, pergerakan manusia, serta lalu lintas kendaraan, termasuk pengaturan sistem penandaan (signage) yang efektif dan informatif. Selain itu, dilakukan pula pembahasan mendalam terkait sistem kelistrikan, khususnya dalam memastikan keandalan distribusi daya, sistem proteksi, serta kesesuaian dengan standar keselamatan ketenagalistrikan yang berlaku.

Kegiatan ini juga diarahkan sebagai bagian dari koordinasi persiapan pra-sidang SLF, mengingat tahapan sidang dan visitasi lapangan oleh instansi terkait akan menjadi penentu utama dalam proses penerbitan Sertifikat Laik Fungsi. Dalam konteks tersebut, PT SEC Indo Industrial, sebagai perusahaan manufaktur penanaman modal asing (PMA) asal Hongkong yang bergerak di bidang aksesori garmen berkualitas tinggi, menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan bangunan industri yang tidak hanya produktif, tetapi juga memenuhi prinsip keberlanjutan dan kepatuhan terhadap regulasi.

Secara keseluruhan, paparan yang disampaikan oleh tim PT Caraka Grha Teknitama berlangsung secara runtut, argumentatif, dan berbasis pada kondisi faktual di lapangan serta ketentuan normatif yang berlaku. Diskusi yang terbangun berlangsung aktif, komunikatif, dan konstruktif, sehingga menghasilkan sejumlah tindak lanjut yang jelas sebagai bagian dari penyempurnaan akhir dokumen. Hal ini menjadi indikator kuat bahwa PT SEC Indo Industrial telah berada pada tingkat kesiapan yang optimal dalam menghadapi tahapan sidang SLF dan proses visitasi lapangan selanjutnya.




CARAKA grha TEKNITAMA
Profesional, Terlatih, Rendah Hati

