Survei Pendampingan Sertifikasi Laik Fungsi (SLF) pada Gedung PT Elson Bernardi Kendal yang beralamat di Jl. Maespati No. 2 A, Kawasan Industri Kendal, Kec. Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, dilaksanakan pada 25 Februari 2026 sebagai bagian dari tahapan pemenuhan persyaratan kelaikan fungsi bangunan gedung. Kegiatan ini melibatkan Engineer Arsitek, Engineer MEEP (Mechanical, Electrical, Electronical, Plumbing), Tim Studio, Administrator Teknik, serta Tim K3, bersama Tim Penanggung Jawab Teknis PT Elson Bernardi Kendal dalam rangka memastikan kesesuaian aspek teknis dan administratif terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang bangunan gedung.

PT Elson Bernardi merupakan perusahaan industri pangan berskala nasional yang memproduksi makanan cepat saji beku (frozen food), roti, serta berbagai bumbu masak, saus, dan produk sejenisnya. Sebagai entitas Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan investor lokal yang termasuk dalam program strategis nasional, perusahaan ini menempatkan kepatuhan regulatif, keselamatan konstruksi, dan keandalan utilitas bangunan sebagai prioritas utama. Proses penerbitan SLF dilaksanakan secara sistematis dan terukur guna menjamin terpenuhinya standar keselamatan, kesehatan, kenyamanan, serta kemudahan akses bangunan.

Dalam pelaksanaannya, PT Caraka Grha Teknitama selaku konsultan yang dipercaya dalam proyek penerbitan SLF, yang sebelumnya juga telah menyelesaikan proyek Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), melakukan diskusi teknis dan verifikasi progres pekerjaan. Agenda diawali dengan pembaruan progres pembangunan oleh tim pelaksana, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi kelengkapan data administrasi sebagai bagian dari persyaratan SLF, meliputi Surat Rekomendasi Dinas Pemadam Kebakaran, as-built drawing, denah instalasi plumbing, sistem kompresor, titik APAR, serta denah dan spesifikasi lift.

Selain verifikasi administratif, dilakukan pula koordinasi teknis mengenai alur langkah selanjutnya, yaitu pemenuhan persyaratan teknis maupun administrasi dalam rangka persiapan paparan internal pra-sidang SLF, pelaksanaan Sidang SLF, serta visitasi lapangan oleh dinas terkait. Kemudian tim surveyor melakukan pengujian lapangan sesuai bidang masing-masing, baik bidang arsitektur, MEEP, maupun K3. Pengujian tersebut mencakup pemeriksaan kesesuaian dimensi dan tata ruang terhadap gambar terbangun (as-built), uji fungsi sistem mekanikal dan elektrikal, pengecekan instalasi plumbing, serta evaluasi sistem proteksi kebakaran dan implementasi standar keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan bangunan gedung.

Secara keseluruhan, kegiatan survei pendampingan berjalan sesuai dengan agenda dan menunjukkan progres pembangunan yang selaras dengan ketentuan regulasi. Sinergi antara tim konsultan dan penanggung jawab proyek mencerminkan komitmen kuat dalam mewujudkan bangunan gedung yang aman, andal, dan laik fungsi, sehingga proses menuju penerbitan SLF diharapkan dapat terselesaikan secara optimal dan sesuai timeline.




CARAKA grha TEKNITAMA
Profesional, Terlatih, Rendah Hati

